archives

Jurnalisme dan Media

This category contains 10 posts

Kebebasan Pers dan Pembangunan: Sebuah Masukan Untuk Penyusunan RPJMD

Memberikan masukan tentang kebebasan pers untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bukanlah hal yang lazim. Sehingga, patut untuk dimaklumi bila dianggap aneh oleh kalangan non-jurnalis. Bahkan, di dalam kalangan jurnalis saja, belum banyak yang menganggapnya penting untuk dilakukan. Kondisi ini pun diakui oleh Anggota Dewan Pers Indonesia, Yosep Stanley Adi Prasetyo. “Isu kebebasan … Continue reading

AJI : Masyarakat Harus Cerdas Memilih Media

“Kita sebagai masyarakat harus cerdas dan paham mana informasi yang bermutu dan tidak, mana yang berita sampah, mana yang layak dikonsumsi serta disebarkan ke masyarakat. Dengan teknologi sekarang, kita dihadapkan pada pilihan informasi yang sedemikian banyak” — Suwarjono Jumlah media di Indonesia saat ini, menurut taksiran Dewan Pers sampai 2014, sekitar 2.338. Sebanyak 567 merupakan … Continue reading

Politics to Media Perempuan Akar Rumput Untuk Keadilan Gender

“Lentera Perempuan adalah media milik Lantera Muda, organisasi yang beranggotakan para perempuan muda yang peka dan memiliki semangat untuk memperjuangkan hak-hak perempuan yang selama ini belum dilindungi, dipenuhi dan dihormati. Lentera Perempuan bertujuan membangun kesadaran bahwa perempuan memiliki hak-hak yang sama dengan laki-laki, dan hak-hak tersebut wajib dilindungi, dipenuhi dan dihormati agar mencapai keadilan gender. … Continue reading

Mengapa Media Massa Tak Memihak Masyarakat Adat ?

Tidak sedikit kalangan aktivis lingkungan hidup dan masyarakat adat pernah menyampaikan kritikan terhadap media massa. Masih banyak media massa tak memihak, mengingkari, bahkan ikut menghancurkan keberadaan masyarakat adat. Mengapa hal tersebut terjadi? Apakah jurnalis atau media massa sengaja melakukannya? Salah satu konsep yang penting untuk mendiskusikan jurnalisme dan media massa adalah framing (pembingkaian). Terlepas pernah … Continue reading

AJI Bengkulu Kawal Perempuan Desa Bangun Media Perjuangan Perempuan

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bengkulu mengawal perempuan di Desa Sumber Urip, Rejang Lebong yang berinisiatif membangun media untuk memperjuangkan hak asasi perempuan (HAP), khususnya hak kesehatan seksual dan reproduksi (HKSR). Ini dilakukan AJI Bengkulu untuk mengapresiasi kesadaran perempuan di Desa Sumber Urip mengenai arti penting jurnalisme dan media sebagai sarana mendorong perubahan sosial. “Bagian dari … Continue reading

AMAN dan AJI Bengkulu Dukung Perjuangan Masyarakat Hukum Adat Enggano

Ketua Badan Pengurus Harian Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Bengkulu Def Tri Hamri mengemukakan pihaknya akan mendampingi masyarakat hukum adat Enggano yang sedang memperjuangkan Perda pengakuan dan perlindungan wilayah masyarakat hukum adat Enggano yang berdiam di pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. “Langkah ini penting dilakukan untuk melindungi keberlanjutan masyarakat hukum adat Enggano yang kian … Continue reading

Jurnalisme Warga Untuk Perubahan Sosial

Jurnalisme sebagai sistem yang dilahirkan masyarakat untuk memasok berita (Kovach dan Rosenstiel, 2001), memiliki peran vital dalam mendorong perubahan. Revolusi Amerika dan Perancis (Davidson, 1941; Darnton,1979 dalam Sreberny-Mohammadi dan Mohammadi, 1994), gerakan nasionalisme atau kemerdekaan di Asia (termasuk Indonesia), Afrika dan Eropa (Anderson, 2001), Reformasi Indonesia 1998 (Sen dalam Price dkk, 2002; Heryanto dan Mendal, … Continue reading

Melek Media ala Pilpres 2014

Cukup banyak kepingan pembelajaran tentang media yang bisa diperoleh dari Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. Sangat disayangkan bila kepingan-kepingan tersebut tidak dikumpulkan. Dengan mengumpulkannya, paling tidak bisa membantu kita untuk menarik manfaat dan benang merah dari berbagai pembelajaran tersebut. Sebagian kepingan yang dikumpulkan dari pemberitaan berbagai media massa dalam tulisan ini diharapkan dapat memberi manfaat. Obor … Continue reading

Pers dan Hambatan Presiden Terpilih

Pasangan Prabowo – Hatta dan Jokowi – JK sudah memaparkan visi, misi dan program kerja sebagai panduan untuk mewujudkan Indonesia sebagaimana termaktub dalam Pancasila dan UUD 1945. Namun, tidak satu pasangan pun mengagendakan pembenahan di bidang pers. Hal ini patut disesalkan karena berpotensi menjadi hambatan serius bagi presiden dan wakil presiden terpilih untuk melakukan perubahan … Continue reading

Masyarakat Hukum Adat Rejang Buat Media, Mungkinkah?

“Media yang tidak resmi dan kurang dana dapat mempunyai dampak yang jauh lebih besar ketimbang media resmi dan mendapat dana cukup” (Lull, 1997). Media memiliki kekuatan yang besar dalam masyarakat (Little John dan Fross, 2001). Revolusi Amerika dan Perancis (Davidson, 1941; Darnton,1979 dalam Sreberny-Mohammadi & Mohammadi (1994)), gerakan nasionalime atau kemerdekaan di Asia (termasuk Indonesia), … Continue reading

Follow me on Twitter